Pages

Jumat, 07 Oktober 2011

MENGENAL MACAM ALAT UKUR PANJANG

Baiklah sekarang postingan BAHGURU akan membahas mengenai alat ukur yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari dibidang ilmu fisika, terutama alat ukur panjang. Bagi anda pencari materi alat ukur panjang inilah uraiannya dan disertai gambar-gambar dan penjelasannya. Selamat membaca! Mudah-mudahan ada manfaatnya....Ok!
Mengenal  Beberapa Alat Ukur Panjang.
Ada 3 macam alat ukur panjang yang sering digunakan dalam praktik pengukuran di laboratorium fisika, yaitu : mistar, jangka sorong dan micrometer skrup. Ketiga alat ukur tersebut mempunyai ketelitian yang berbeda. 



1. Mistar 

Mistar biasanya  dibuat  dengan  skala  terkecil  1mm,  ketelitian  pengukuran  mistar adalah setengah dari skala terkecilnya, yaitu 0,5 mm atau 0,05cm





gbr. mistar ukur
 
 2. Jangka sorong  
Jangka sorong mempunyai ketelitian 0,1 mm atau 0,01 cm. Pada alat ukur ini terdapat dua ukuran skala, yaitu : skala utama dan skala nonius (lihat gambar dibawah)
  


gbr. Jangka sorong


Paruh A --- B digunakan untuk mengukur ukuran luar benda, misalnya : ukuran tebal, diameter  batang,  diameter bola dan lainnya. Pada paruh C --- D untuk mengukur bagian dalam benda, misalnya : lebar celah, diameter lubang dan lainnya. Jarak E --- F yang bisa digeser-geser, digunakan untuk mengukur kedalaman lubang atau celah. Berikut ini akan ditunjukkan contoh pembacaan jangka sorong dengan melihat skala utama dan skala noniusnya.


Cara membaca Jangka Sorong

3. Micrometer Skrup 
Alat ukur ini memiliki ketelitian 0,01 mm atau 0,001 cm. Micrometerskrup inipun memiliki dua skala, yaitu skala utama dan skala yang tertera pada tromol yang diputar.


Tromol terbagi dalam dua bagian, sehingga bila diputar satu kali, sumbu mikrometer hanya maju ½ mm tepat pada garis skala utama bawah. Dua kali diputar, maju 0,5 mm tepat pada garis skala utama atas lagi dan seterusnya. Jadi jarak antara garis skala atas sampai garis skala bawah 0,5 mm.
gbr. mikrometer sekrup

Perhatikan contoh pembacaan skala berikut :
Pada  gambar  (b)  tromol  berada  dikanan  garis  bawah,  berarti  lebih  besar  dari 55,5mm, sedangkan angka yang berimpit adalah 45. Jadi jarak yang diukur adalah 55,5 + 0,45 = 55,95 mm .

ANIMASI CARA MEMBACA SKALA JANGKA SORONG DAN MIKROMETER SEKRUP

Inilah animasi cara membaca skala Jangka sorong....!


video


Inilah Video animasi cara membaca skala Micrometer Sekrup....!

video 

Gimana...? faham..ok!








Ditulis Oleh : BahGuru // 00.00
Kategori:

0 komentar:

Poskan Komentar